Now Playing Tracks

21 dan buku-buku

17 Juli kemarin, lagi-lagi menjadi hari paling berkesan..

dengan segala up and down akhirnya sampai juga di 21 ini…

bahagia? pasti! takut? khawatir? sedih? jawabannya sama—-pasti! 

Tapi, 21 ini menjadi titik balik bola penghubung masa ke masa… 21 pasti menjadi jawaban, harapan, serta alasan dari segala yang terjadi di detik-detik yang telah lewat..

Hal yang membahagiakan adalah bisa menyambut 21 dengan sehat bersama orang-orang yang paling menyenangkan… I love ‘em much!

21 menjadi istimewa karena mereka.. karena aku.. dan karena diaaa.. :)

lalu lalu laluuuu…

21 menjadi istimewa (lagi) sebab buku _dear you_ telah khatam terbaca…

ratusan sajak itu membangunkan dan seolah-olah menertawai umur 20 ku…

Terima kasih untuk kamu yang menghadiahkan buku itu.. buku yang terisi dengan kumpulan sajak yang seolah-olah menari dalam naluri ku.. :)

sejak membaca kumpulan sajak itu, hal pertama yang terbersit adalah membeli buku saja lainnya..

membeli novel bagus setelahnya… well, akan kejadian sebentar lagii :D

kemudiaaan.. 21 menjadi wah karena hadiah 3 buku dari dia.. dia yang telah menjadi masa lalu namun sangat nyata di masa sekarang..

dia yang kuat tanpa aku.. dia yang bahagia tanpa aku…

diaa.. yang dulu menemani 20 ku…

Tapi aku bahagiaa.. setidaknya perasaan ini sudah tidak lagi memekikkan kalimat-kalimat merah jambu…

hanya saja, 3 buku ini kembali menghadirkan memori di dinding kamar yang sudah membiru dan bisu..

3 buku ini seolah-olah menghubungkan dia dan aku..

Tapiiii.. kasamaran ini cukup sampai di situ…

3 buku ini menjadi mungkin akan jadi hal terakhir yang dia berikan„,

3 buku yang akan dijaga sebaik mungkin… 

3 buku dan 1 buku adalah kado paling intelek di 21 ini..

terima kasih… terima kasih…

21 berwarna karena banyak hal… karena Tuhan memainkan melodi terindah di setiap hembusan nafasku… Amin… 

1 note

  1. akjt posted this
To Tumblr, Love Pixel Union